

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas wacana KPR 40 tahun yang sedang disiapkan pemerintah serta berbagai pandangan yang mendukung maupun mengkritisi kebijakan tersebut. Jika Anda belum membaca artikel tersebut, kami menyarankan untuk membacanya terlebih dahulu karena artikel ini merupakan kelanjutannya. KPR 40 Tahun: Solusi Punya Rumah atau Utang Seumur Hidup?
Jika kita bicara tentang KPR, banyak orang fokus pada besarnya cicilan bulanan. Padahal dalam KPR, ada angka lain yang tidak kalah penting adalah berapa total biaya yang harus dibayar selama masa kredit. Di bawah ini adalah simulasi perhitungan dana yang kita keluarkan atas keputusan ambil KPR tersebut.
Kita gunakan asumsi yang jelas:
| Tenor | Cicilan/Bulan | Total Pembayaran | Total Bunga |
|---|---|---|---|
| 15 Tahun | Rp3,82 juta | Rp688 juta | Rp288 juta |
| 30 Tahun | Rp2,94 juta | Rp1,06 miliar | Rp657 juta |
| 40 Tahun | Rp2,78 juta | Rp1,33 miliar | Rp935 juta |
Dari KPR 15 tahun ke KPR 40 tahun:
Bagi banyak keluarga muda, Rp1 juta per bulan adalah angka yang sangat berarti.
Total bunga yang dibayar:
Artinya cicilan yang “terlihat lebih ringan” sekitar Rp1 juta per bulan menghasilkan tambahan biaya bunga sekitar Rp647 juta. Dan ini angka yang besar.
Ada yang menarik untuk kita perhatikan adalah:
Tetapi total bunga bertambah hampir Rp280 juta. Artinya 10 tahun tambahan terakhir memberikan penurunan cicilan yang relatif kecil, tetapi tambahan bunga yang sangat besar.

Misalnya seseorang berkata, “Saya ambil KPR 40 tahun dulu supaya bisa masuk pasar properti sekarang. Nanti kalau income naik, saya percepat.” Bisa jadi ini jauh lebih masuk akal daripada benar-benar berniat mencicil selama 40 tahun karena rumah sudah diamankan, harga sudah terkunci, dan cash flow lebih longgar. Tetapi mesti diperhatikan bahwa kita benar-benar melakukan percepatan pembayaran ketika kemampuan finansial meningkat. Kalau tidak, maka angka Rp935 juta bunga tadi bisa menjadi kenyataan.
Dan yang perlu kita perhatikan juga biasanya banyak orang fokus pada cicilan bulanan. Padahal biaya terbesar KPR sering kali tersembunyi dalam lamanya tenor. Pada simulasi rumah Rp500 juta, memperpanjang tenor dari 15 tahun menjadi 40 tahun memang menurunkan cicilan sekitar Rp1 juta per bulan. Namun konsekuensinya, total bunga yang dibayar bisa meningkat dari Rp288 juta menjadi Rp935 juta. Jadi pertanyaannya bukan lagi, “Berapa cicilan yang mampu saya bayar?”, tetapi “Berapa harga yang bersedia saya bayar untuk membeli waktu?”
Beberapa hal yang penting untuk kita perhatikan sebelum mengambil keputusan adalah kondisi kita yaitu: usia, pendapatan, stabilitas pekerjaan, tujuan hidup, dan tentu saja strategi keuangan.
Mohon diperhatikan pertanyaan yang seharusnya tidak hanya, “Berapa cicilan yang mampu saya bayar?” tetapi juga “Berapa lama saya ingin hidup dengan kewajiban cicilan rumah?” Karena dua pertanyaan tersebut bisa menghasilkan keputusan yang sangat berbeda.
Setiap individu dan keluarga memiliki struktur keuangan yang berbeda, dan keputusan yang tepat tidak selalu sama untuk semua orang. Jika Anda ingin memahami posisi keuangan Anda saat ini, serta langkah yang paling tepat untuk menjaga dan mengembangkan keuangan Anda, diskusi yang terarah dapat menjadi langkah awal yang baik, team Lintar Financial siap membantu Anda melihat gambaran yang lebih utuh dan terstruktur. Silakan hubungi kami melalui email, whatsApp, atau instagram kami.
Founder Lintar Financial
Agus Helly adalah seorang Certified Financial Planner dan financial educator dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri keuangan. Ia memiliki latar belakang profesional di perbankan dan asuransi internasional seperti Citibank, Standard Chartered Bank, Tokio Marine, dan Commonwealth Bank.
Agus Helly adalah award-winning mentor selama 5 tahun berturut-turut untuk program pelatihan & sertifikasi perencanaan keuangan Indonesia yang disupport oleh Financial Planning Standard Board (FPSB) Indonesia. Melalui Lintar Financial, Agus Helly berfokus pada edukasi keuangan, pendampingan perencanaan keuangan, mentoring sertifikasi profesi, serta advisory bagi individu, profesional, keluarga, dan organisasi agar memiliki struktur keuangan yang lebih sehat, sadar, dan berorientasi jangka panjang.
Upgrade pemahaman keuanganmu dengan bimbingan mentor berpengalaman dan materi yang mudah dipahami. Mulai langkahmu menuju sertifikasi profesional sekarang.





